Senin, 26 Oktober 2015

PEMUDA DAN IDENTITAS


Menurut saya, Peran pemuda sebagai identitas bangsa tentunya sangat berpengaruh, sejauh mana pemuda tersebut dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya, mampu bersikap sopan dan patuh terhadap apapun,mampu menjaga nama baik bangsa dan Negara, seperti pemuda yang bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utamanya dan tidak malu untuk mengenalkan bahasa Indonesia kepada bangsa lain, lalu pemuda yang mengenalkan budaya Indonesia kepada orang luar negeri. tetapi pemuda pada zaman sekarang, kerap dicap tidak baik bagi sebagian orang. Karena sebagian pemuda-pemuda sudah tidak mempunyai rasa nasionalismenya terhadap bangsa dan negaranya. ketika usia terus bertambah maka sikap ,prilakunya dan pola pikirnya akan berubah sesuai dengan pertambahan usianya. Dizaman modern seperti sekarang ini, Pemuda dianggap sebagai suatu kelompok yang mempunyai aspirasi sendiri yang kadang-kadang bertentangan dengan aspirasi yang biasanya berada di masyarakat sehingga muncul persoalan-persoalan dan kecemasan para pemuda karena keinginan-keinginan mereka yang bertentangan dan tidak sejalan dengan norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Pemuda atau generasi muda selalu menghadapi persoalan seperti kenakalan remaja, ketidakpatuhan pada orang tua, frustasi, kecanduan narkotik semua itu akibat adanya jurang antara keinginan dalam harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi.

source:
1. http://paganinita27.blogspot.co.id/2014/11/pemuda-sebagai-identitas-nasional.html
2. http://soeltanzaki.blogspot.co.id/2010/10/identitas-pemuda.html

Senin, 19 Oktober 2015

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT



Hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat sangat erat sekali kaitannya dan tidak bisa dipisahkan. Karena manusia perannya sebagai mahluk individu. Dikatakan mahluk individu karena memiliki unsur jasmani dan rohani, unsur fisik dan psikis, serta unsur raga dan jiwa. individu terlahir dari keluarga, tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang suatu saat individu ini akan membentuk keluarganya sendiri.seorang individu itu telah mempelajari cara berinteraksi dan bersosialisasi yang telah diajarkan dalam keluarga. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Dalam hal ini, individu memasuki suatu ruang lingkup yang sangat luas karena terdapat individu yang berbeda dan berasal dari berbagai daerah/komunitas, yaitu Masyarakat.  Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan dalam arti sempit, masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan lain sebagainya

sources:
1. http://abdulhakim9511.blogspot.co.id/2014/11/hubungan-individu-keluarga-dan.html
2. http://ihwanudinsuryajaya.blogspot.co.id/2012/11/jelaskan-hubungan-antara-individu.html
3. http://muchad.com/pengertian-masyarakat.html
4. http://mastugino.blogspot.co.id/2015/01/manusia-sebagai-makhluk-individu-dan.html

Minggu, 11 Oktober 2015

FUNGSI KELUARGA





A. Pengertian Keluarga 
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Biasanya dalam suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan serta anak-anaknya. Peranan-peranan tersebut dibatasi oleh masyarakat, tetapi masing-masing keluarga diperkuat melalui sentimen-sentimen yang sebagian merupakan tradisi dan sebagian lagi emosional yang menghasilkan pengalaman. 

 B. Jenis-jenis keluarga

 Ada beberapa jenis-jenis keluarga, yaitu:

1. Keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak
2. Keluarga konjugal yang terdiri dari pasangan dewasa (ibu dan ayah) dan anak mereka yang terdapat interaksi dengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua 
3. Keluarga luas yang ditarik atas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya Keluarga luas meliputi hubungan antara paman, bibi, keluarga kakek, dan keluarga nenek

C. Fungsi-fungsi Keluarga.
Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut : 
1.      Fungsi biologis 
-       Untuk meneruskan keturunan. 
-        Memelihara dan membesarkan anak. 
-       Memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Memelihara dan merawat anggota keluarga

2.   Fungsi Psikologis 
-     Memberikan kasih sayang dan rasa aman. 
-     Memberikan perhatian diantara anggota keluarga. 
-     Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.  
-     Memberikan Identitas anggota keluarga 

3.  Fungsi Sosialisasi 
-    Membina sosialisasi pada anak.  
-    Membentuk norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak. 
-    Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.

4.  Fungsi Ekonomi 
-    Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.  
-    Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 
-    Menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan anak-anak, jaminan hari tua, dsb.

5.   Fungsi Pendidikan   
-    Menyekolahkan anak untuk memberi pengetahuan, keterampilan dan membentuk  perilaku anak sesuai bakat dan minat yang dimilikinya.
-    Mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang  dewasa. 
-        Mendidik anak sesuai dengan tingkat perkembangannya. Ahli lain membagi fungsi keluarga, sebagai berikut : 

a. Fungsi Pendidikan : 
Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.

b. Fungsi Sosialisasi anak : 
Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.

c. Fungsi Perlindungan: Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.

d. Fungsi Perasaan : Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.

e. Fungsi Religius : Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk meyakinkan bahwa ada kehidupan lain setelah  dunia ini.  

6. Fungsi Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga. 

7.  Fungsi Rekreatif 
Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.

8.  Fungsi Biologis 
Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.

Sources:
1. https://rikaarba.wordpress.com/2012/10/21/keluarga-dan-fungsi-keluarga/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga