Senin, 14 Desember 2015

ILMU PENGETAHUAN



Ilmu pengetahuan adalah semua usaha sadar untuk menemukan, menyelidiki dan juga meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai macam segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi tersebut dibatasi supaya dapat dihasilkan berbagai macam rumusan yang pasti. Ilmu memberikan suatu kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, serta kepastian ilmu didapat dari keterbatasannya.
Fungsi Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan memiliki beberapa fungsi utama antara lain sebagai berikut.. 
1. Ilmu Pengetahuan itu Menjelaskan, fungsi ilmu pengetahuan menjelaskan 4 bentuk yaitu 
  • Deduktif, ialah ilmu yang menjelaskan sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya. 
  • Probablistik adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan mengenai pola pikir induktif dari sejumlah kasus yang jelas, sehingga memberikan kepastian yang tidak mutlak dan bersifat kemungkinan besar atau hampir pasti. 
  • Fungsional, adlaah ilmu pengetahuan menjelaskan letak suatu komponen dalam suatu sistem secara menyeluruh. 
  • Genetik, adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan suatu faktor mengenai gejala-gejala yang sering terjadi. 
2. Meramalkan, ilmu pengetahuan menjelaskan faktor sebab akibat suatu kejadian atau peristiwa seperti disaat harga naik. 
3. Mengendalikan, ilmu pengetahuan yang mengendalikan harus dapat mengendalikan gejala alam berdasarkan suatu teori seperti bagaimana mengendalikan kurs rupiah dan harga.

Syarat-syarat ilmu
  • Objektif.  Ilmu harus mempunyai objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya maupun dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada, ataupun mungkin ada sebab masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji suatu objek, yang dicari yaitu kebenaran, yakni persesuaian antara tau dengan objek, sehingga disebut dengan kebenaran objektif, bukan subjektif berdasarkan subjek-subjek peneliti ataupun subjek penunjang penelitian.
  • Metodis adalah berbagai upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari suatu kebenaran. Konsekuensinya, harus ada cara-cara tertentu untuk menjamin kepastian kebenarannya
  • Sistematis adalah dalam perjalanannya untuk mencoba mengetahui serta menjelaskan suatu objek tertentu, ilmu harus terurai dan juga terumuskan dalam hubungan yang teratur serta logis sehingga dapat membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu, dan juga mampu menjelaskan rangkaian sebab maupun akibat menyangkut objeknya tersebut. Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab dan akibat adalah syarat ilmu yang 3 (ketiga).
  • Universal dalah kebenaran yang hendakingin dicapai yaitu kebenaran universal (umum dan menyeluruh) tidakbersifat tertentu.
Sources:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar